Lenteranusantara.Co.Id, Ambon – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon resmi mengumumkan Robert Sapulette sebagai calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon definitif yang akan diusulkan untuk menduduki jabatan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Ambon.
Keputusan tersebut merupakan hasil dari rangkaian proses seleksi yang berlangsung sejak 2 April 2026. Pengumuman disampaikan langsung Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam konferensi pers di Ruang Rapat Vlissingen, Kamis (16/7/2026).
Konferensi pers turut dihadiri Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta, Plt. Sekda Kota Ambon Robert Sapulette, Kepala BKPSDM sekaligus calon Sekda Steven Dominggus, Kepala Dinas Kominfosandi Ronald Lekransy, serta Plt. Kabag Protokol H. Risakota.
Wattimena menjelaskan, seleksi Sekda Kota Ambon berlangsung melalui sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi, seleksi oleh Panitia Seleksi (Pansel), hingga uji kompetensi (assessment) yang difasilitasi asesor dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Dari proses tersebut, tiga nama terbaik dinyatakan lolos dan memenuhi persyaratan teknis Badan Kepegawaian Negara (BKN), yakni Apris Gaspersz, Steven Dominggus, dan Robert Sapulette.
“Ketiga calon ini adalah figur-figur terbaik yang sangat layak, cakap, dan memenuhi seluruh kriteria untuk menjadi Sekda Kota Ambon. Namun, sesuai aturan perundang-undangan, kami selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) harus memilih satu nama definitif,” kata Wattimena.
Menurutnya, keputusan memilih Robert Sapulette didasarkan pada akumulasi nilai seleksi dan assessment, serta pertimbangan objektif terhadap kapasitas, rekam jejak kerja, integritas, kemampuan bekerja sama, dan kepemimpinan manajerial.
Wattimena menegaskan, seluruh proses pemilihan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari kepentingan sepihak.
Terkait proses administrasi selanjutnya, Wattimena mengaku telah berkoordinasi dengan Gubernur Maluku selaku wakil pemerintah pusat di daerah. Koordinasi dilakukan untuk memastikan proses pengangkatan berjalan sesuai Pertimbangan Teknis (Pertek) BKN dan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami berharap dengan terpilihnya Sekda definitif yang baru, roda birokrasi di Kota Ambon dapat bergerak lebih cepat dan harmonis. Sekda memiliki peran vital sebagai perpanjangan tangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam mengeksekusi program kerja serta memperkuat koordinasi di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ujarnya.
Pelantikan Sekda Kota Ambon definitif dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat dengan menyesuaikan agenda protokol pemerintahan.
Wattimena juga menyampaikan apresiasi kepada tim Pansel, Kemendagri, BKN, seluruh calon yang mengikuti seleksi, serta insan pers yang turut mengawal proses seleksi secara berimbang dan objektif. (LN-04)














