KONI Ambon Benahi Organisasi, Perkuat Kapasitas Humas dan Media Olahraga

banner 468x60

lenteranusantara.co.id, Ambon — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Ambon terus membenahi tata kelola organisasi, termasuk memastikan legalitas cabang olahraga yang menjadi anggota KONI sebagai bagian dari persiapan menghadapi berbagai agenda olahraga ke depan.

Sekretaris Umum KONI Kota Ambon, Paulus Joris, menyampaikan hal tersebut dalam Workshop Peningkatan Kapasitas Humas KONI Kota Ambon yang berlangsung di Ambon, Sabtu (19/9/2026).

banner 970x250

Workshop tersebut membahas sejumlah persoalan olahraga, mulai dari manajemen olahragawan, kompleksitas penyelenggaraan olahraga, hukum keolahragaan hingga perlindungan hukum bagi jurnalis dalam menjalankan tugas peliputan.

Paulus mengatakan, pembenahan organisasi menjadi salah satu prioritas KONI Ambon, terutama memastikan setiap cabang olahraga memiliki legalitas dan tata kelola organisasi yang jelas.

“Legalitas formal dari organisasi olahraga itu sangat penting untuk kita menghadapi agenda ke depan. Ini sementara dikejar dan dilakukan oleh bidang organisasi,” kata Paulus.

Menurutnya, pembenahan tersebut penting dilakukan sejak sekarang mengingat pada 2027 mendatang terdapat agenda olahraga yang mengharuskan Kota Ambon mempersiapkan diri sebagai salah satu peserta.

Seleksi Atlet 18 Cabang Olahraga

Selain pembenahan organisasi, KONI Ambon juga mulai mempersiapkan agenda seleksi atlet yang direncanakan berlangsung pada November mendatang.

Seleksi tersebut akan melibatkan atlet dari 18 cabang olahraga sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda olahraga berikutnya.

Paulus menilai, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi mengenai proses seleksi maupun perkembangan olahraga kepada masyarakat.

“Di situlah peran teman-teman di media sangat menentukan,” ujarnya.

Ia mengatakan, pengalaman sebelumnya menunjukkan kejuaraan tingkat kota dapat berlangsung selama satu hingga dua pekan. Karena itu, keterlibatan media dibutuhkan untuk memberikan informasi mengenai jalannya pertandingan, prestasi atlet maupun perkembangan setiap cabang olahraga.

Wartawan Olahraga Dituntut Pahami Banyak Cabang

Paulus juga menyoroti tantangan yang dihadapi wartawan dalam melakukan peliputan olahraga.

Menurutnya, wartawan olahraga tidak cukup hanya memahami teknik jurnalistik, tetapi juga perlu mengenal karakteristik dan istilah yang digunakan dalam masing-masing cabang olahraga.

“Sesungguhnya jadi wartawan olahraga itu komplit, karena wartawan olahraga harus memahami semua hal yang kita lakukan di setiap cabang dengan istilah-istilah masing-masing. Kompleksitas di olahraga ini sangat banyak,” katanya.

Ia mengapresiasi kontribusi wartawan dan insan media yang selama ini ikut mempublikasikan berbagai kegiatan olahraga di Kota Ambon.

Menurut Paulus, sinergi antara KONI, cabang olahraga, humas dan media perlu diperkuat agar informasi mengenai pembinaan dan prestasi atlet dapat tersampaikan secara lebih luas kepada masyarakat.

Hukum Olahraga dan Perlindungan Jurnalis

Workshop tersebut juga membahas aspek hukum dalam penyelenggaraan olahraga serta dimensi perlindungan hukum bagi jurnalis ketika menjalankan tugas peliputan.

Paulus berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kapasitas insan humas maupun media dalam memahami berbagai persoalan yang muncul di dunia olahraga.

“Kami menyambut baik kegiatan ini dan semoga kegiatan ini berguna bagi perkembangan olahraga di Kota Ambon,” tuturnya.

Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni wartawan senior olahraga Novi Pinantoan, yang membawakan materi terkait pemberitaan olahraga, serta Ketua LBH PWI Maluku, Rony Samloy, yang membahas kompleksitas persoalan olahraga, hukum keolahragaan dan dimensi perlindungan hukum bagi jurnalis.

KONI Ambon berharap penguatan kapasitas humas dan media berjalan seiring dengan pembenahan organisasi, sehingga persiapan atlet dan agenda olahraga Kota Ambon dapat dilakukan secara lebih terarah dan profesional. (LN-04)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *