lenteranusantara.co.id, Ambon – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pembangunan sarana dan prasarana serta peningkatan kapasitas guru, tetapi juga dengan membentuk peserta didik yang cerdas dan berkarakter.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat menghadiri kegiatan kokurikuler bersama siswa-siswi kelas VII SMP Negeri 4 Ambon, Kamis (8/10/2026).
Dalam arahannya, Bodewin menekankan pentingnya membangun kualitas peserta didik secara utuh, baik dari sisi intelektual maupun karakter.
“Kita berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Ambon melalui berbagai aspek. Yang terpenting adalah membentuk generasi yang cerdas secara intelektual dan memiliki karakter yang kuat. Karakter inilah yang menentukan bagaimana kita menjalani kehidupan dan memproteksi diri dari hal-hal negatif,” ujarnya.
Bagikan Kisah Perjuangan Masa Kecil
Dalam kegiatan tersebut, Bodewin juga berbagi kisah perjalanan hidupnya sebagai motivasi bagi para siswa. Ia menceritakan masa kecilnya yang penuh keterbatasan, termasuk pengalaman berjualan es dan kue untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus membiayai pendidikan.
Menurutnya, pengalaman hidup tersebut membentuk mental pejuang dan sikap pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Kisah hidup masa kecil hingga remaja yang dipenuhi perjuangan itu membentuk mental pejuang dan karakter pantang menyerah. Jangan pernah melihat kondisi atau latar belakang hari ini sebagai penghalang. Masa depan ditentukan oleh tekad, doa, dan kerja keras diri sendiri,” katanya.
Bodewin juga mengingatkan para siswa untuk menjauhi berbagai hal yang dapat mengancam masa depan generasi muda, seperti narkoba, minuman keras, perundungan (bullying), serta perilaku berisiko lainnya.
Ia meminta para siswa menghormati orang tua dan mengikuti arahan guru sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan masa depan mereka.
Menutup arahannya, Bodewin berharap siswa SMP Negeri 4 Ambon dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah serta menjadi bagian dari generasi yang mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Ia juga mendorong para siswa untuk terus belajar, bekerja keras, dan menjaga karakter sebagai bekal menghadapi masa depan. (LN-04)










