Lenteranusantara.Co.Id, Ambon – Evaluasi program Ambon Smart City (Kota Cerdas) yang dilakukan Kementrian Komunikasi Digital (Komdigi) RI, Rabu (4/2) di ruang rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon dalam rangka mendukung program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon.
Pada kegiatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, menjelaskan implementasi teknologi unggulan berupa (Closed-Circuit Television) CCTV berbasis Artificial Intelligence (AI) yang telah dilakukan uji coba di beberapa tempat di Kota Ambon.
Lekransy mengatakan, uji coba pemanfaatan CCTV berbasis AI pada sejumlah titik strategis merupakan bagian dari implementasi pilar Smart Governance dan Smart Environment, yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis data serta teknologi digital.
“Teknologi CCTV AI yang diuji coba tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantauan visual, tetapi telah dilengkapi dengan teknologi video analytics, computer vision, dan machine learning, sehingga mampu melakukan analisis otomatis terhadap aktivitas dan kejadian di lapangan secara real-time,”jelasnya.
Titik uji coba CCTV dengan fiture AI itu berada di pertigaan Tulukabessy dan TPU Batu Merah.
Di lokasi Pertigaan Tulukabessy, sistem CCTV telah terintegrasi dengan AI Video Analytics Engine yang memiliki beberapa fungsi utama, yaitu: Automatic License Plate Recognition (ALPR), untuk mendeteksi dan mengidentifikasi kendaraan yang melakukan pelanggaran, khususnya kendaraan yang melawan arah, Illegal Parking Detection, yaitu kemampuan AI untuk mengenali kendaraan yang berhenti atau parkir tidak sesuai dengan ketentuan, Motion Detection dan Auto Tracking, di mana pada rentang waktu pukul 16.00 hingga 08.00 WIT, kamera dapat secara otomatis melakukan pelacakan objek dan mengikuti pergerakan kendaraan yang terdeteksi melakukan pelanggaran.
“Seluruh proses ini berjalan secara real-time dan dapat menjadi data awal yang mendukung penegakan aturan lalu lintas berbasis bukti digital,” papar Lekransy.
Sementara di lokasi TPU Batu Merah, uji coba CCTV AI difokuskan pada aspek pengelolaan lingkungan dan kebersihan kota. Fitur yang diterapkan meliputi: Object Detection dan Volume Estimation, untuk mengukur dan memantau tingkat kepenuhan bak sampah, Threshold-Based Alert System, yaitu sistem peringatan otomatis apabila volume sampah telah mencapai batas tertentu, Behavior Detection, yakni kemampuan sistem untuk mendeteksi aktivitas pembuangan sampah di luar jam yang telah ditetapkan sesuai dengan Peraturan Daerah yang berlaku.
Saat ini, kata Lekransy, implementasi CCTV AI di TPU Batu Merah masih berada pada tahap penyesuaian model kecerdasan buatan (AI model adjustment and calibration), guna memastikan tingkat akurasi deteksi sesuai dengan kondisi lingkungan, pencahayaan, serta karakteristik aktivitas masyarakat di Kota Ambon.
“Selama masa uji coba, sistem CCTV berbasis AI tersebut akan terus melakukan proses machine learning dan model training berdasarkan data lapangan (real data). Ke depan, teknologi ini diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi pengambilan kebijakan berbasis data dalam pengelolaan kota,” ujarnya. (LN-04)











