Lenteranusantara.Co.Id, Ambon – Jelang piala dunia yang mulai dihelat 11 Juni 2026 mendatang, Pemerintah Kota Ambon bakal menggelar pawai bersama fans dan komunitas sepak bola.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Richard Luhukay mengaku, kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena sebagai bentuk menjaga kebersamaan dan keharmonisan masyarakat di tengah euforia Piala Dunia.
“Pernyataan pak Wali Kota harus kita respons secara baik. Kebebasan berekspresi tetap harus diatur dengan baik supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Luhukay.
Menurutnya, Kota Ambon memiliki keunikan tersendiri dalam menyambut Piala Dunia. Hal itu terlihat dari maraknya pemasangan bendera negara-negara peserta oleh para pendukung di berbagai wilayah Kota Ambon.
“Pak wali kota berharap, jangan sampai bendera Merah Putih lebih kecil daripada bendera negara lain. Indonesia tetap adalah ruang bersama bagi kita semua,” tandas Luhukay.
Sementara itu, salah satu wartawan olahraga Maluku, Rony Samloy menandaskan, euforia piala dunia di Kota Ambon sangat luar biasa. Bahkan bisa sampai ada korban jiwa.
”Kota Ambon dikenal gila bola. Namun, mestinya dapat dijembatani pemerintah. Gila bola harus juga berdampak bagi pengembangan sepak bola di Kota Ambon. Kita pasti bangga kalau fans kit aitu Klub asal Kota Ambon,” ungkapnya.
Lebih jauh Samloy menjelaskan, selama ini olah raga dan khususnya sepak bola hanya dilihat sebagai hobi saja. “Padahal, kalau jadi pemaian professional, bayarannya bisa capai milyaran rupiah. Karena itu, harus ada pembinaan secara maksimal oleh pemerintah dan seluruh stakeholder. Sehingga kita gila bola, tetapi ada juga manfaat dari gila bola di Kota Ambon,” tandasnya. (LN-01)















