lenteranusantara.co.id, Ambon – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Ambon memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para atlet yang berlaga dalam Kejuaraan Kota (Kejurkot) 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko kecelakaan, cedera saat bertanding hingga risiko kematian selama berlangsungnya kompetisi.
Komitmen perlindungan atlet tersebut ditandai dengan penyerahan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum KONI Kota Ambon.
Penyerahan dilakukan seusai Bodewin membuka secara resmi Kejurkot 2026 antarcabang olahraga di Lapangan Futsal Hative Kecil Futsal Club (HKFC), kawasan Tantui, Ambon, Minggu (8/11/2026).
Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk perhatian KONI Kota Ambon terhadap keselamatan atlet. Sebab, dalam setiap pertandingan olahraga, para atlet tidak hanya dituntut mengejar prestasi, tetapi juga menghadapi risiko cedera maupun kecelakaan saat menjalani kompetisi.
Ketua Satuan Tugas Kejurkot Ambon 2026, Jossy Louhenapessy, menjelaskan bahwa pembiayaan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet tersebut ditanggung KONI Kota Ambon selama November 2026 atau sepanjang penyelenggaraan Kejurkot.
“Semua ditanggung KONI Kota Ambon selama pelaksanaan Kejurkot. Setelah itu bisa dilanjutkan oleh atlet yang diberikan status sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan tersebut,” jelas Jossy.
Ia merincikan, total biaya yang ditanggung KONI Kota Ambon untuk kepesertaan tersebut sebesar Rp16.800, dengan rincian Rp10.000 untuk komponen jaminan kecelakaan kerja dan Rp6.800 untuk jaminan kematian.
Menurutnya, melalui kepesertaan tersebut, atlet memperoleh perlindungan sesuai ketentuan program BPJS Ketenagakerjaan, termasuk akses penanganan kecelakaan kerja melalui fasilitas kesehatan yang bekerja sama atau menjadi rujukan, salah satunya RS Siloam.
Langkah KONI Kota Ambon ini diharapkan memberikan rasa aman bagi para atlet sehingga dapat mengikuti seluruh rangkaian pertandingan dengan lebih tenang dan berkonsentrasi mengejar prestasi.
Selain mengejar sukses penyelenggaraan, partisipasi, dan prestasi, Kejurkot 2026 juga diharapkan menjadi momentum memperkuat sistem pembinaan olahraga sekaligus meningkatkan perhatian terhadap keselamatan dan kesejahteraan atlet di Kota Ambon. (LN-04)















