Lenteranusantara.Co.Id, Ambon – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena bersama Wakil Wali kota Ambon, Elly Toisutta dan sejumlah pejabat Kota Ambon hadiri pelaksanaan Bakti Sosial pembersihan lokasi kubur jelang Ramadhan 1447 H yang diprakarsai Komunitas Solidaritas Muslim Kota Ambon (KSM) dan Yayasan Alhilal dan Alfatah Ambon, Sabtu (31/1).
Wakil Walikota Ambon, Elly Toisutta mengatakan, Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi bagi kegiatan yang dilaksanakan dan juga seluruh warga masyarakat yang berdomisili di seputaran Mangga Dua, Airmata cina, Ponegoro.
”Kita berikan apresiasi dan bersyukur karena kegiatan hari ini juga ada saudara-saudara kita non muslim yang bersama-sama kita dalam rangka pembersihan pekuburan muslim yang ada di sekitar sini,” ungkapnya.
Lanjut Wakil Wali kota, kegiatan seperti ini dilaksanakan setiap tahun oleh Yayasan Alhilal dan Pemerintah kota Ambon hadir untuk memberikan dukungan.
”Setelah pembersihan, lewat Dinas Lingkungan Hidup, sampah-sampah ataupun rumput-rumput yang tadinya sudah dibersihkan bisa diangkut dengan armada-armada yang disiapkan Pemkot,” tegas Toisutta.
Wakil Wali kota berharap, melalui kegiatan Bakti Sosial yang dibalut kebersamaan antar warga muslim dan non muslim di Kota Ambon semakin memberikan nuansa positif bagi pembangunan Kota Ambon.
“Saya juga memberikan apresiasi kepada saudara-saudara kita non muslim yang juga berbaur bersama. Ini menandakan bahwa tagline Beta Par Ambon, Ambon Par Samua itu sangat dirasakan. Kita adalah satu rumpun masyarakat yang besar, sehingga menjadi tanggung jawab bersama untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan sosial di sekitar kita,” harap wakil wali kota.
Ketua yayasan Alfatah Ambon, Adi Basalamah menjelaskan, kegiatan Bakti Sosial dengan pembersihan lokasi kubur dilaksanakan di beberapa titik , yakni di Mangga Dua, Airmata Cina, Ponegoro, Waehaong Makam Syuhada.
“Hari ini rencananya dari Airsalobar, Mahasim, Ponegoro di bawah Alfatah dan makam Syuhada pantai Waehaong. Namun karena di wilayah Airsalobar transportasi agak repot maka diserahkan saja ke wilayah Airsalobar untuk ditangani sedangkan di Airmata cina, Ponegoro, Jalan Baru dan sekitarnya di sini. Sedangkan yang di Waehaong nanti mereka sendiri sehingga diharapkan hari ini bisa terlihat hasilnya,” jelas Basalamah. (LN-04)











