Lenteranusantara.Co.Id, Ambon – Dinamika kehidupan masyarakat Kota Ambon dengan berbagai tantangan yang dihadapi baik dampak dari geopolitik global hingga persoalan sosial masyarakat di tingkat lokal menjadi fokus Wali Kota Ambon dalam sambutan pada Pembukaan Persidangan ke-XLVI Jemaat GPM Rumahtiga, Minggu (22/2).
Persidangan yang diawali Ibadah juga dihadiri Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon, anggota DPRD Kota Ambon dan stakeholkder lainnya.
”Secara Global, situasi geopolitik yang memanas, konflik antarnegara, serta perubahan iklim ekstrim berdampak pada distribusi pangan dan stabilitas ekonomi turut dirasakan hingga ke daerah, termasuk Ambon. Sementara di tingkat nasional dan daerah, keterbatasan anggaran serta persoalan ekonomi masih menjadi pekerjaan rumah,” ini berbagai tantangan yang kita hadapi.
Selain itu, meningkatnya masalah sosial seperti kemiskinan, anak jalanan, pergaulan bebas dan penyalahgunaan minuman keras yang mengancam masa depan generasi muda juga menjadi tantangan yang saat ini dihadapi.
”Gereja dan jemaat harus terus bersyukur kepada Tuhan pemberi hidup. Sebab, meskipun dengan berbagai tantangan, kita masih diberikan kesempatan untuk hadir dan bersekutu dalam persidangan jemaat. Yang kedua, firman Tuhan menjadi dasar dan pegangan hidup dalam menjalani panggilan masing-masing serta semangat pelestarian budaya hidup di tengah jemaat,” paparnya.
Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, terus mendorong program pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi keluarga, serta pembinaan generasi muda.
Persidangan ke-XLVI Jemaat GPM Rumahtiga menjadi momentum refleksi dan penguatan peran gereja dalam menjawab tantangan zaman, sekaligus memperkokoh sinergi antara gereja dan pemerintah dalam membangun kota yang aman, damai, dan sejahtera.
“Pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi keluarga harus didorong, demikian juga pembinaan generasi muda. Kota Ambon adalah milik kita bersama. Jangan biarkan perbedaan menjadi alasan perpecahan. Justru perbedaan harus menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan,” harapnya. (LN-04)











