Serempet Mobil Angkot, Isteri Anggota DPRD Kota Ambon Rampas STNK Orang 

banner 468x60

Lenteranusantara.Co.Id, Ambon – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Dusun Siwang, Desa Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Sabtu (18/7/2026) siang melibatkan mobil angkot jurusan Gunung Nona – Pasar Mardika dengan mobil Avanza diduga milik HM, anggota DPRD Kota Ambon yang dikemudikan sopir pribadi dan ditumpangi isteri Hadi Mairuhu.

Kejadian itu diduga akibat kesengajaan dan kesombongan sopir pribadi isteri anggota DPRD Kota Ambon, HM, untuk menerobos jalan tanjakan di saat mobil angkot yang dikemudikan Renier tengah menurun setelah memgangkut penumpang.

banner 970x250

Sopir isteri HM berdalih dia sempat membunyikan klakson mobil sebelum menyerempet masuk, sedangkan seluruh penumpang yang naik mobil angkot mengatakan mereka tidak mendengar suara klakson ketika mobil Avanza memaksa masuk.

Sekalipun ditengarai berada di posisi salah,  dengan sombongnya isteri Hadi Mairuhu datang merampas STNK mobil tersebut. Kuasa Hukum Renier, Rony Samloy menyatakan tindakan isteri HM tergolong perbuatan melawan hukum karena yang berhak melakukan penyitaan surat kendaraan bermotor adalah polisi, akan tetapi proses penyitan harus didahului dengan terbitnya penetapan pengadilan.

“Istri HM punya kewenangan apa sita surat kendaraan milik orang lain. Kami akan tempuh proses hukum untuk melaporkan yang bersangkutan,” paparnya kepada pers di Ambon, Senin (20/7).

Menyinggung arogansi istri  HM yang memaksa Renier dan isterinya ke dealer mobil untuk mengganti jendela mobil yang tergores, Samloy menyatakan itu keliru dan sangat berlebihan. “Dalam kasus ini belum ada kesepakatan ganti rugi di depan polisi. Yang tuntut ini punya kewenangan apa tanpa adanya putusan atau kesepakatan di depan polisi. Jangan sombong di atas langit ada langit,” ungkapnya.

Samloy menuturkan Johanis Tohattu, ayah kandung sopir mobil angkot adalah tim sukses HM di kawasan Perumtel Gunung Nona di kala HM mencalonkan diri dan lolos ke Balai Rakyat Belakang Soya. “Semestinya ada perasaan saling menghargai dan ini negara hukum. Artinya tidak ada yang kebal hukum di negara ini,” paparnya. (LN-04)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *