lenteranusantara.co.id, Nagekeo – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana ditunjukkan PT Batutua Kharisma Permai (BKP) dan PT Batutua Tembaga Raya (BTR), bagian dari PT Merdeka Copper Gold Tbk (MCG), dengan mengirimkan empat relawan dari Pulau Wetar untuk membantu penanganan dampak gempa bumi di wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026).
Keempat relawan tersebut merupakan bagian dari Merdeka Siaga Bencana, yakni Rizal Baa, Aldy Frans dan Gilbertho Mahoklory dari Emergency Response Team (ERT), serta Wardianto Bangkit Widodo dari tim medis. Mereka menjalankan misi kemanusiaan di bawah koordinasi ESDM Siaga Bencana.
Di lokasi bencana, tim memberikan dukungan kesehatan, pertolongan darurat, serta membantu penyaluran logistik kepada masyarakat terdampak. BKP–BTR juga menyalurkan bantuan berupa sembako dan obat-obatan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
General Manager Operation BKP–BTR, Jimmy Bob Suroto, mengatakan keterlibatan personel ERT merupakan bentuk dukungan dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Flores.
“Mohon seluruh kegiatan tetap dikoordinasikan dengan baik, memperhatikan keselamatan personel, serta menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan di lokasi,” ujar Jimmy.
Ketua Tim Relawan, Rizal Baa, mengatakan kecepatan dan ketepatan menjadi faktor penting dalam penanganan kondisi darurat, terutama dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pertolongan sangat penting dan berpengaruh bagi saudara-saudara yang terdampak bencana,” katanya.
Menurut Rizal, keterlibatan Wetar ERT dalam misi kemanusiaan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus kesempatan untuk memberikan kontribusi secara langsung kepada masyarakat terdampak.
“Wetar ERT berkesempatan menunaikan panggilan kemanusiaan yang mulia ini. Sungguh menjadi satu pengalaman yang tidak akan terlupakan,” ungkapnya.
Rizal juga menyampaikan apresiasi kepada personel ERT dari sejumlah site di bawah grup Merdeka Copper Gold, di antaranya BSI, PANI, SCM, dan MTI, yang turut terlibat dalam upaya membantu masyarakat terdampak bencana.
Solidaritas tidak hanya ditunjukkan oleh para relawan. Karyawan BKP–BTR juga turut berkontribusi melalui donasi sukarela yang dihimpun untuk membantu masyarakat terdampak. Dukungan tersebut melengkapi bantuan yang disalurkan secara langsung oleh tim di lapangan.
Salah satu penerima bantuan, Johan Nosi, warga Kampung Bheda, Desa Wokowoe, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, menyampaikan apresiasi atas kepedulian BKP–BTR.
“Terima kasih atas bantuan yang diberikan BKP–BTR. Semoga perusahaan semakin diberkati dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat ke depannya,” ujarnya.
Kehadiran relawan, bantuan logistik, obat-obatan, serta dukungan dari karyawan menjadi bagian dari upaya BKP–BTR untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
Bagi BKP–BTR, semangat kemanusiaan, solidaritas, dan gotong royong menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam situasi darurat sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan di lapangan. (LN-01)
















