Lindungi Perempuan dan Anak, Pemkot Janji Bangun Rumah Singgah

banner 468x60

Lenteranusantara.Co.Id, Ambon – Berdasarkan data pada periode Januari–Oktober 2025, di Indonesia terdapat 25.180 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang menimpa 26.861 korban, menurut data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Di Kota Ambon, Berdasarkan data yang tersedia hingga November 2025, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Ambon, yang bekerja sama dengan berbagai lembaga seperti LAPPAN (Lembaga Partisipasi Perempuan Ambon), telah menerima 266 laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak untuk periode Januari hingga Oktober 2025. Kekerasan yang paling banyak dilaporkan adalah jenis seksual, fisik, dan psikis, dengan mayoritas kasus terjadi di lingkungan rumah tangga.

Menyikapinya, Pemerintah Kota Ambon melakukan kegiatan 16 Hari Kampanye Anti Kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kegiatan yang bertujuan sebagai upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak ini di gelar di Taman Galala, Selasa (25/11).

Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena mengatakan, kegiatan kampanye merupakan agenda tahunan yang terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah persoalan kekerasan terhadap perempuan.

”Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota hadir bersama para aktivis, Komnas HAM dan seluruh lembaga NGO yang peduli terhadap perempuan dan anak. Kampanye ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk menjalankan tanggung jawab dalam meminimalisir dan menolak segala bentuk kekerasan,” ungkapnya.

Sebagai langkah nyata, Pemkot Ambon berencana menyediakan fasilitas rumah aman sementara atau rumah singgah bagi korban kekerasan, meski di tengah keterbatasan anggaran.

“Kita akan menyewa sebuah rumah, paling tidak digunakan untuk rumah aman sementara atau rumah singgah untuk para korban kekerasan, juga korban sosial lainnya, meskipun terbatas dalam anggaran. Kedepan, jika anggaran cukup kita bangun rumah singgah yang lebih layak,” janji Wali Kota.  (LN-01)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *