Lenteranusantara.co.id, Ambon – Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Maritim Ambon mengeluarkan peringatan untuk mewaspadai gelombang tinggi di perairan Maluku.
BMKG memprakirakan gelombang tinggi mencapai 4 meter masih berpeluang di hampir seluruh wilayah perairan di Maluku, hari ini Kamis (8/1/2026) hingga Jumat (9/1/2026) besok.
“Peringatan dini gelombang tinggi berlaku tanggal 8 Januari 2026 pukul 09.00 WIT – 9 Januari 2026 pukul 09.00 WIT,” jelas Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Mujahidin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/1/2026).
Menurutnya, wilayah perairan yang berpeluang tinggi gelombangnya mencapai 2,5 – 4 meter (tinggi) yaitu Perairan Selatan Pulau Buru, Perairan Seram Bagian Barat, Perairan Pulau Ambon – Lease, Perairan Selatan Maluku Tengah, Perairan Seram Bagian Timur (Selatan), Perairan Seram Bagian Timur (Pulau Gorom), Perairan Kepulauan Banda Neira, Perairan Kepulauan Kei, Perairan Utara Kepulauan Aru, Perairan Selatan Kepulauan Aru, Perairan Barat Kepulauan Tanimbar, Perairan Timur Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Babar, Perairan Kepulauan Sermata – Leti, Perairan Wetar, Laut Banda dan Laut Arafuru.
”Untuk tinggi gelombang 1,25 – 2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di Perairan Utara Pulau Buru, Perairan Utara Maluku Tengah, dan Perairan Seram Bagian Timur (Utara), Perairan Utara Kepulauan Aru, Perairan Selatan Kepulauan Aru dan Perairan Wetar,” ungkapnya.
Kepada nelayan dan masyarakat yang beraktivitas dilaut atau akan melakukan perjalanan dengan kapal agar tetap waspada. ”Bagi masyarakat agar dapat memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran,” harapnya. (LN-04)

















