Lenteranusantara.Co.Id, Ambon – Ruang Pendidikan tidak terbatas di kelas, namun kreatiftas, minat dan bakat siswa juga harus dikembangkan melalui kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler. Wujud pengembangan karakter siswa ditunjukkan Sekolah Dasar Negeri 2 Kota Ambon melalui pagelaran seni bertemakan “Mutiara Manise” yang digelar di Taman Budaya Provinsi Maluku, Kamis (11/6).
Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta yang membuka secara resmi Pagelaran Seni SD Negeri 2 Ambon mengatakan bahwa pendidikan berkualitas harus mampu mengembangkan karakter dan kecintaan siswa terhadap identitas budaya daerah, bukan sekadar mengejar prestasi akademik.
“Melalui pagelaran seni ini, kita dapat melihat bagaimana proses pembelajaran di sekolah tidak berhenti di ruang kelas, tetapi diwujudkan dalam karya nyata yang mencerminkan kemampuan, minat, bakat, serta kreativitas peserta didik,” katanya.
Berbagai kreativitas ditunjukkan saat pagelaran. Tarian tradisional, musik daerah, drama musikal kebudayaan, permainan rakyat hingga pameran karya seni memukau penonton yang hadir memenuhi gedung Taman Budaya.
”Tema ”Mutiara Manise” memiliki nilai filosofis dengan kekayaan tradisi, seni, adat-istiadat serta tatanan kehidupan di Kota Ambon. Kekayaaan itulah mutiara yang harus terus bersinar dan harus dijaga,” jelas Wawali.
Wawali juga mengingatkan bahwa generasi Emas Indonesia 2045 adalah generasi yang akan bergelut dengan perkembangan zaman. Pengaruh negatif moderniasi seperti pergaulan tidak sehat, penyalahgunaan gawai dan media sosial hingga perundungan (bullying).
“Anak-anak yang saat ini duduk di bangku sekolah dasar merupakan pemegang estafet kepemimpinan masa depan yang tidak hanya harus cerdas secara intelektual dan teknologi, tetapi juga wajib memahami akar budayanya,” tegasnya.
Wawali mengajak pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam mengawasi dan membimbing anak-anak. Menurutnya, pendidikan dan pengasuhan harus berjalan beriringan demi menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.
“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar SD Negeri 2 Ambon, para orang tua, dan seluruh pihak. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dunia pendidikan dalam menjaga, merawat, dan melestarikan warisan budaya Maluku,” pungkasnya. (LN-04)











