Peti Mati Dibuang di TPS Liar Batu Merah, Ada Apa?

banner 468x60

lenteranusantara.co.id, Ambon — Sebuah peti mati ditemukan di tengah tumpukan sampah pada lokasi pembuangan sampah liar di kawasan Galunggung, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (22/9/2026).

Temuan tersebut sontak menjadi perhatian warga. Peti mati tampak berada di antara berbagai jenis sampah yang menumpuk di lokasi yang selama ini digunakan masyarakat untuk membuang sampah.

banner 970x250

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Gaspersz, membenarkan adanya pembuangan peti mati di kawasan tersebut.

Menurut Apries, lokasi Galunggung merupakan salah satu titik pembuangan sampah liar yang masih digunakan masyarakat meski bukan tempat pembuangan sampah resmi.

“Ya, ada tempat sampah di Galunggung. Itu TPS liar, jadi suka-suka warga saja mau buang sampah di situ,” kata Apries.

TPS Liar Jadi Persoalan

Penemuan peti mati di tengah tumpukan sampah kembali memperlihatkan persoalan keberadaan titik-titik pembuangan sampah liar di Kota Ambon.

Lokasi yang tidak memiliki status sebagai tempat pembuangan resmi berpotensi menjadi titik penumpukan sampah karena masyarakat membuang sampah tanpa mengikuti sistem pelayanan persampahan yang ditetapkan pemerintah.

Dalam kasus di Galunggung, persoalan tersebut bahkan memunculkan pertanyaan lain: dari mana peti mati itu berasal dan siapa yang membuangnya?

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan mengenai asal-usul peti mati tersebut maupun pihak yang membawanya ke lokasi.

DLHP Kota Ambon terus mengimbau masyarakat agar membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan. Kepatuhan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mengatasi persoalan sampah, selain penyediaan armada dan fasilitas pengelolaan oleh pemerintah.

Temuan peti mati ini pun menjadi perhatian tersendiri di tengah upaya Pemkot Ambon menertibkan persoalan persampahan dan mengurangi keberadaan titik-titik pembuangan sampah liar di wilayah kota. (LN-04)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *